Harus Tahu! Ini 7 Fakta Padel, Social Sport yang Lagi Hits

Padel lagi naik daun dan mulai jadi perbincangan di mana-mana. Dari sosial media sampai komunitas olahraga urban, makin banyak orang penasaran dan akhirnya jatuh cinta sama olahraga satu ini. Tapi sebenarnya, apa itu padel? Kenapa banyak yang bilang padel itu seru, sosial, dan bikin ketagihan? Dan yang nggak kalah penting, gimana sih basic cara bermain padel serta memilih perlengkapan yang tepat?
Di artikel ini, kamu bakal diajak bongkar fakta padel secara lengkap. Mulai dari pengertian padel, aturan dasar, teknik bermain, sampai macam-macam raket padel yang perlu kamu tahu sebelum terjun serius. Buat kamu yang lagi kepikiran mulai main atau sekadar ingin tahu tren olahraga ini, artikel ini cocok banget buat kamu.
Apa Itu Padel dan Kenapa Lagi Viral?
Padel adalah olahraga raket yang merupakan perpaduan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara ganda di lapangan berdinding kaca dengan ukuran lebih kecil dari lapangan tenis. Bola yang digunakan mirip bola tenis, tapi dengan tekanan yang sedikit lebih rendah.
Yang bikin padel cepat viral adalah sifatnya yang fun dan mudah dipelajari. Bahkan untuk pemula yang belum pernah main tenis sekalipun, padel relatif cepat dikuasai. Gerakannya lebih simpel, reli bolanya lebih panjang, dan suasananya cenderung santai tapi tetap kompetitif.
Selain itu, padel dikenal sebagai olahraga sosial. Karena dimainkan berpasangan, interaksi antar pemain jadi lebih intens. Banyak orang menjadikan padel sebagai ajang networking, refreshing setelah kerja, atau sekadar quality time bareng teman.
Ini Dia Basic Cara Bermain Padel untuk Pemula
Sebelum kamu turun ke lapangan, penting banget memahami basic cara bermain padel supaya nggak bingung dan bisa langsung enjoy mainnya.
Pertama, servis dalam padel dilakukan secara underhand. Bola harus dipantulkan terlebih dahulu ke lantai sebelum dipukul dan diarahkan ke area servis lawan. Servis yang terlalu keras justru sering jadi kesalahan pemula, jadi fokuslah pada akurasi.
Kedua, bola boleh memantul ke dinding setelah menyentuh lantai. Ini salah satu ciri khas padel. Dinding kaca bukan penghalang, tapi bagian dari permainan. Kamu bisa memanfaatkan pantulan dinding untuk mengembalikan bola dengan strategi yang lebih cerdas.
Ketiga, sistem skor padel sama seperti tenis. Ada poin 15, 30, 40, dan game. Hal ini bikin pemain tenis cepat beradaptasi, tapi pemula pun biasanya nggak butuh waktu lama untuk paham.
Keempat, posisi dan kerja sama tim itu krusial. Karena dimainkan ganda, kamu dan pasangan harus saling komunikasi. Menutup area, berbagi tugas, dan membaca pergerakan lawan jadi kunci utama. Dengan menguasai basic cara bermain padel ini, pengalaman main kamu bakal jauh lebih menyenangkan dan minim frustrasi.
Teknik Dasar yang Perlu Kamu Kuasai di Padel
Setelah paham aturan main, ada beberapa teknik dasar yang sebaiknya kamu latih sejak awal.
Pukulan forehand dan backhand di padel cenderung lebih pendek dibanding tenis. Fokusnya bukan pada tenaga, tapi kontrol dan penempatan bola. Banyak poin di padel justru didapat dari kesalahan lawan, bukan dari smash keras.
Lob adalah senjata penting dalam padel. Dengan mengangkat bola tinggi ke area belakang lawan, kamu bisa memaksa mereka mundur dan membuka peluang menyerang.
Selain itu, volley di dekat net juga jadi teknik kunci. Posisi net sangat dominan di padel, sehingga refleks dan koordinasi tangan-mata perlu diasah secara bertahap.
Yang terakhir, belajar membaca pantulan dinding. Awalnya mungkin terasa aneh, tapi lama-lama kamu akan terbiasa memperkirakan arah dan kecepatan bola setelah memantul.
Perlengkapan Padel: Jangan Asal Pilih
Salah satu kesalahan pemula adalah menganggap semua perlengkapan padel itu sama. Padahal, memilih perlengkapan yang tepat bisa sangat memengaruhi kenyamanan dan performa bermain.
Dua perlengkapan utama yang perlu kamu perhatikan adalah raket padel dan sepatu padel. Selain itu, ada juga aksesoris pendukung seperti grip tambahan, wristband, dan tas khusus padel. Namun, raket tetap jadi fokus utama, apalagi buat kamu yang baru mulai dan masih mencari gaya bermain yang pas.
Macam-Macam Raket Padel dan Fungsinya
Kalau kamu baru terjun ke dunia padel, kamu akan cepat sadar bahwa ada banyak sekali pilihan raket. Nah, biar nggak bingung, yuk bahas macam-macam raket padel berdasarkan bentuk dan karakteristiknya.
Raket padel berbentuk bulat biasanya direkomendasikan untuk pemula. Titik sweet spot-nya besar, sehingga lebih mudah mengontrol bola. Jenis ini cocok buat kamu yang masih belajar basic cara bermain padel dan ingin meminimalkan error.
Raket berbentuk tetesan air (teardrop) adalah tipe all-round. Raket ini seimbang antara kontrol dan power. Banyak pemain intermediate memilih tipe ini karena fleksibel untuk berbagai gaya bermain.
Raket berbentuk diamond ditujukan untuk pemain yang lebih agresif. Power yang dihasilkan lebih besar, tapi sweet spot-nya lebih kecil. Kalau teknikmu belum stabil, raket ini justru bisa bikin permainan kurang konsisten.
Selain bentuk, bahan raket juga berpengaruh. Ada yang terbuat dari fiberglass untuk feel yang lebih lembut, ada juga yang menggunakan carbon untuk respons yang lebih cepat dan presisi tinggi. Memahami macam-macam raket padel ini penting supaya kamu nggak salah beli dan bisa berkembang sesuai level permainanmu.
Sepatu Padel: Faktor yang Sering Diremehkan
Selain raket, sepatu padel juga punya peran besar. Lapangan padel biasanya menggunakan rumput sintetis atau permukaan khusus yang butuh grip dan stabilitas ekstra.
Sepatu padel dirancang untuk mendukung gerakan menyamping, stop-and-go yang cepat, serta mengurangi risiko cedera. Menggunakan sepatu lari atau sepatu gym biasa bisa meningkatkan risiko terpeleset atau nyeri kaki. Karena itu, banyak pemain padel yang mulai menjadikan sepatu padel sebagai wishlist wajib sebelum rutin main.
Kenapa Padel Cocok Jadi Gaya Hidup Baru?
Padel bukan cuma soal olahraga, tapi juga gaya hidup. Banyak orang menjadikan padel sebagai rutinitas mingguan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Intensitasnya cukup untuk membakar kalori, tapi tetap fun dan nggak terasa terlalu berat.
Selain itu, padel juga memperluas lingkar pertemanan. Komunitas padel biasanya terbuka dan inklusif, jadi mudah untuk kenalan dengan orang baru dari berbagai latar belakang. Ditambah lagi, tren padel di Indonesia masih terus berkembang. Lapangan baru bermunculan, event komunitas makin sering diadakan, dan brand perlengkapan padel pun makin variatif.
Main Padel Boleh, Keuangan Tetap Harus Aman
Ngomongin padel, nggak bisa dipungkiri kalau perlengkapannya butuh budget. Raket, sepatu, biaya sewa lapangan, sampai ikut kelas atau sparring rutin bisa jadi pengeluaran tambahan. Di sinilah pentingnya punya perencanaan keuangan yang sehat. Daripada impulsif beli raket mahal atau sepatu incaran pakai kartu kredit, jauh lebih bijak kalau kamu nabung dari sekarang.
Kamu bisa bikin wishlist raket dan sepatu padel impian, lalu sisihkan dana secara konsisten. Dengan begitu, hobi jalan, keuangan tetap aman, dan nggak bikin stres di akhir bulan.
Bongkar Solusi Nabung Pintar untuk Pecinta Padel
Kalau kamu serius ingin menjadikan padel sebagai hobi jangka panjang, punya tabungan khusus perlengkapan olahraga adalah langkah cerdas. Apalagi kalau tabungannya bukan cuma aman, tapi juga kasih keuntungan lebih.
FINETIKS VIP Save hadir sebagai solusi buat kamu yang ingin nabung dengan optimal. Produk ini merupakan hasil kerja sama FINETIKS dengan Bank Victoria, menawarkan bunga hingga 5,25% per tahun, lebih tinggi dibanding tabungan bank biasa. Tanpa biaya admin, ada kuota gratis transfer, dana tetap fleksibel karena tidak dikunci, dan dilengkapi asuransi jiwa hingga Rp5 miliar.
Dengan FINETIKS VIP Save, kamu bisa nabung wishlist raket dan sepatu padel dengan lebih tenang dan terencana. Uang berkembang, tujuan tercapai, dan kamu tetap bisa menikmati gaya hidup aktif tanpa rasa bersalah.
Yuk, mulai atur keuangan dan wujudkan wishlist padel kamu sekarang juga. Download aplikasi FINETIKS dan rasakan pengalaman nabung yang lebih cerdas, fleksibel, dan menguntungkan.
Related Article






