Bongkar Cara Kelola Bonus THR Biar Nggak Cepat Habis

Karin Hidayat
Karin Hidayat
20 Feb 2026
Bongkar Cara Kelola Bonus THR Biar Nggak Cepat Habis

Setiap tahun, momen penerimaan THR selalu terasa menyenangkan. Notifikasi saldo bertambah seolah menjadi hadiah atas kerja keras selama berbulan-bulan. Namun di balik rasa senang itu, ada tantangan besar yang sering tidak disadari sejak awal.

Banyak orang menganggap THR sebagai uang tambahan yang bebas digunakan tanpa perhitungan. Akibatnya, dalam waktu singkat dana tersebut habis untuk belanja, mudik, dan berbagai kebutuhan musiman. Setelah Lebaran lewat, barulah muncul rasa menyesal karena kondisi keuangan kembali terasa berat.

Padahal kalau kamu tahu cara kelola bonus THR dengan benar, uang ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat kondisi finansial. Bukan hanya untuk kebutuhan hari raya, tapi juga untuk menambah tabungan, investasi, bahkan dana darurat. Kuncinya bukan pada besar kecilnya nominal, melainkan pada strategi yang kamu gunakan sejak awal.

Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis yang bisa langsung kamu terapkan. Dengan pendekatan yang realistis dan sesuai dengan kondisi keuangan kebanyakan orang, kamu bisa menikmati THR tanpa khawatir setelahnya.

1. Tentukan Tujuan THR Sebelum Uangnya Datang

Kesalahan paling umum adalah baru memikirkan pembagian THR setelah dana masuk ke rekening. Pada titik itu, emosi biasanya lebih dominan daripada logika. Kamu cenderung ingin segera membelanjakan sesuatu sebagai bentuk perayaan.

Coba ubah pendekatannya. Sebelum THR cair, tuliskan terlebih dahulu rencana penggunaannya. Misalnya untuk zakat dan sedekah, kebutuhan Lebaran, cicilan, tabungan, dan dana cadangan. Dengan begitu, ketika uang masuk, kamu sudah punya panduan yang jelas.

Cara kelola bonus THR yang efektif selalu dimulai dari perencanaan. Kamu tidak perlu membuat rencana yang rumit, cukup garis besar pembagian persentase. Strategi ini membantu kamu menghindari pemborosan impulsif yang sering terjadi di awal.

Ketika tujuan sudah jelas, kamu akan lebih percaya diri mengambil keputusan finansial. THR bukan lagi sekadar uang tambahan, tapi alat untuk mencapai target keuangan yang lebih besar.

2. Gunakan Metode Pembagian yang Realistis

Setelah tahu tujuannya, langkah berikutnya adalah membagi THR secara proporsional. Banyak orang mencoba meniru formula orang lain tanpa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing. Padahal situasi keuangan setiap orang berbeda.

Kamu bisa menggunakan pendekatan sederhana, misalnya membagi THR menjadi beberapa porsi utama. Sebagian untuk kebutuhan hari raya dan keluarga, sebagian untuk kewajiban seperti cicilan atau utang, dan sebagian lagi untuk tabungan atau investasi. Fleksibilitas ini membuat kamu tetap bisa menikmati momen tanpa mengabaikan tanggung jawab.

Cara kelola bonus THR yang sehat bukan berarti kamu tidak boleh bersenang-senang. Justru dengan pembagian yang jelas, kamu bisa belanja dengan tenang karena tahu sudah menyisihkan untuk masa depan. Rasa bersalah setelah Lebaran pun bisa diminimalkan.

Yang terpenting, jangan menghabiskan seluruh THR hanya untuk konsumsi. Sisakan minimal sebagian untuk memperkuat posisi finansial kamu di bulan-bulan berikutnya. Ingat, kebutuhan setelah Lebaran tetap berjalan seperti biasa.

3. Prioritaskan Kewajiban dan Dana Darurat

Sering kali THR dianggap sebagai kesempatan untuk upgrade gaya hidup. Padahal, bagi sebagian orang, ini justru peluang emas untuk memperbaiki kondisi keuangan yang belum stabil. Kalau kamu masih memiliki cicilan atau utang berbunga tinggi, mempertimbangkan pelunasan sebagian bisa menjadi langkah bijak.

Mengurangi beban kewajiban finansial akan memberi ruang napas yang lebih lega. Uang yang biasanya terpakai untuk bunga atau denda bisa dialihkan ke tabungan atau kebutuhan lain yang lebih produktif. Ini adalah bentuk pengelolaan yang berpikir jangka panjang.

Selain itu, jangan lupakan dana darurat. Jika selama ini kamu belum memiliki cadangan minimal tiga sampai enam bulan pengeluaran, THR bisa menjadi titik awal membangunnya. Kejadian tak terduga bisa datang kapan saja, dan memiliki dana cadangan akan membuat kamu lebih tenang.

Cara kelola bonus THR yang matang selalu mempertimbangkan perlindungan finansial. Lebaran memang momen tahunan, tetapi risiko kehidupan tidak mengenal kalender. Dengan memperkuat pondasi sekarang, kamu sedang melindungi diri di masa depan.

4. Kendalikan Pengeluaran Musiman dengan Bijak

Menjelang Lebaran, godaan belanja biasanya meningkat drastis. Diskon besar, promo spesial, hingga tren pakaian terbaru membuat kamu merasa perlu mengikuti semuanya. Padahal tidak semua kebutuhan benar-benar mendesak.

Sebelum membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut memang diperlukan atau hanya sekadar keinginan sesaat. Kebiasaan ini sederhana, tetapi sangat membantu dalam menjaga kestabilan keuangan. Dengan sedikit jeda sebelum membeli, kamu memberi ruang bagi logika untuk bekerja.

Cara kelola bonus THR juga berkaitan dengan kemampuan mengontrol diri. Kamu tetap bisa membeli baju baru atau memberikan hampers, tetapi sesuaikan dengan anggaran yang sudah dibuat. Jangan sampai pengeluaran membengkak hanya karena tergoda suasana.

Ingat bahwa kebahagiaan Lebaran tidak ditentukan oleh seberapa mahal barang yang kamu beli. Kehangatan keluarga dan kebersamaan jauh lebih bernilai daripada pengeluaran yang berlebihan. Mengelola THR dengan bijak justru membuat kamu lebih menikmati momen tersebut.

5. Simpan dan Kembangkan Sisa THR dengan Strategi

Setelah kebutuhan terpenuhi dan kewajiban diselesaikan, langkah berikutnya adalah memastikan sisa THR tidak mengendap tanpa manfaat. Banyak orang membiarkan dana tersimpan di rekening biasa dengan bunga minim dan masih terpotong biaya admin.

Padahal, menyimpan dana di instrumen yang memberikan imbal hasil lebih tinggi bisa menjadi keputusan cerdas. Apalagi jika kamu tidak langsung menggunakan seluruh dana tersebut dalam waktu dekat. Tambahan bunga atau keuntungan tahunan bisa membantu nilai uang kamu bertumbuh.

Cara kelola bonus THR yang optimal berarti memikirkan bagaimana uang tersebut bisa bekerja untuk kamu. Bukan sekadar diam, tetapi berkembang seiring waktu. Dengan memilih produk tabungan yang tepat, kamu bisa menjaga fleksibilitas sekaligus mendapatkan keuntungan lebih.

Strategi ini juga membantu kamu mempersiapkan kebutuhan di masa depan, seperti dana liburan, pendidikan, atau bahkan Lebaran tahun berikutnya. THR yang dikelola dengan baik akan memberi dampak lebih panjang dibanding sekadar kesenangan sesaat.

Optimalkan Cara Kelola Bonus THR dengan FINETIKS VIP Save

Untuk kamu yang ingin mengembangkan sisa THR secara lebih maksimal, FINETIKS VIP Save bisa menjadi pilihan yang tepat. Produk ini bekerja sama dengan Bank Victoria dan menawarkan keuntungan hingga 5,25% per tahun, lebih tinggi dibandingkan tabungan bank biasa.

Selain memberikan imbal hasil yang kompetitif, FINETIKS VIP Save tidak mengenakan biaya admin bulanan. Kamu juga mendapatkan kuota gratis transfer, sehingga tetap fleksibel dalam mengatur keuangan sehari-hari. Dana yang kamu simpan pun tidak dikunci, jadi tetap bisa diakses saat dibutuhkan.

Menariknya lagi, tersedia perlindungan asuransi jiwa hingga Rp5 miliar yang menambah rasa aman dalam perencanaan finansial kamu. Dengan fitur seperti ini, cara kelola bonus THR tidak berhenti pada pembagian anggaran saja, tetapi juga pada bagaimana mengoptimalkan pertumbuhan dana.

Kalau kamu ingin THR tahun ini benar-benar membawa perubahan positif, sekarang saatnya mengambil langkah nyata. Download aplikasi FINETIKS dan manfaatkan FINETIKS VIP Save untuk menyimpan serta mengembangkan dana kamu dengan lebih cerdas dan terencana.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait

Karin Hidayat
Karin Hidayat
24 Feb 2026
Zakat Fitrah: Kewajiban Sederhana Berdampak Luar Biasa
Cari tahu fakta lengkap tentang zakat fitrah, mulai dari pengertian, hukum, waktu pembayaran, hingga cara menghitungnya dengan benar agar makin bermakna.
Zakat Fitrah: Kewajiban Sederhana Berdampak Luar Biasa
Karin Hidayat
Karin Hidayat
23 Feb 2026
Realita Nabung dari Nol: Ini Soal Prioritas!
Pernah ketika bekerja terasa sudah maksimal, tapi uang seperti nggak pernah benar-benar tinggal. Gaji masuk, lalu perlahan menghilang.
Realita Nabung dari Nol: Ini Soal Prioritas!
Karin Hidayat
Karin Hidayat
16 Feb 2026
Ternyata Ini 5 Alasan Gaji Cepat Habis
Gaji cepat habis setiap bulan? Cari tahu penyebabnya dan pelajari cara mengontrol keuangan yang efektif agar kondisi finansial kamu lebih stabil dan terencana.
Ternyata Ini 5 Alasan Gaji Cepat Habis

Rekomendasi Topik

Download Finetiks

Bantu Kelola dan Maksimalkan Tabunganmu!  

Dari budgeting hingga tabungan, semua ada dalam satu genggaman. Download aplikasinya sekarang!