Kamu pasti udah sering lihat produk viral di TikTok, kan? Mulai dari skincare, baju, sampai jajanan unik yang tiba-tiba habis di pasaran gara-gara trending. Inilah bukti nyata kalau TikTok bukan sekadar platform hiburan, tapi juga lahan emas buat jualan online.
Dengan jumlah pengguna aktif di Indonesia yang mencapai puluhan juta orang, TikTok jadi salah satu aplikasi paling berpengaruh dalam membentuk tren belanja. Nah, kalau kamu masih ragu buat jualan di sini, berarti kamu sedang melewatkan peluang besar.
Sebelum masuk ke cara jualan di TikTok, kamu perlu tahu dulu tentang TikTok Shop. Ini adalah fitur e-commerce bawaan TikTok yang memungkinkan penjual memajang dan menjual produk langsung di aplikasi. Jadi, orang bisa nonton video kamu, tertarik sama produk, lalu langsung klik tombol beli tanpa harus pindah ke marketplace lain.
Fitur ini yang bikin TikTok beda dari platform lain. Semua proses, dari promosi sampai transaksi, bisa dilakukan di satu tempat. Simple, praktis, dan pastinya efektif buat meningkatkan penjualan.
Sekarang kita masuk ke inti pembahasan: gimana sih cara jualan di TikTok biar produk kamu nggak cuma numpang lewat di FYP, tapi juga benar-benar laku keras? Berikut strategi yang bisa kamu ikuti.
Langkah pertama tentu bikin akun TikTok Shop. Caranya:
Tips tambahan: gunakan nama toko yang jelas dan gampang diingat, plus foto profil yang profesional. Ingat, akun toko yang rapi akan meningkatkan kepercayaan calon pembeli.
Konten adalah senjata utama di TikTok. Kalau kamu cuma upload foto produk biasa, dijamin susah masuk FYP. Jadi, gunakan format yang disukai audiens TikTok: video singkat, informatif, tapi tetap menghibur.
Contoh ide konten untuk jualan:
Kunci suksesnya adalah storytelling. Jangan hanya bilang “Beli produk ini!”, tapi ceritakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
TikTok identik dengan musik dan tren. Kalau kamu pakai lagu yang sedang populer atau ikut challenge tertentu, peluang videomu masuk FYP akan lebih besar.
Tapi, jangan asal ikut tren. Pastikan tetap relevan dengan produkmu. Misalnya, kalau lagi tren lagu santai, kamu bisa bikin konten unboxing dengan musik itu. Atau kalau ada challenge dance, bisa kamu modifikasi jadi kreatif untuk menampilkan produk.
Live streaming di TikTok adalah salah satu cara paling ampuh untuk meningkatkan penjualan. Saat live, kamu bisa berinteraksi langsung dengan calon pembeli, menjawab pertanyaan mereka, bahkan memberikan penawaran spesial hanya untuk penonton live.
Banyak seller yang omzetnya bisa melonjak drastis berkat live streaming. Jadi, jangan ragu untuk menjadwalkan live secara rutin. Pastikan pencahayaan bagus, produk terlihat jelas, dan kamu tampil meyakinkan.
Kalau kamu punya budget lebih, coba gandeng kreator TikTok yang relevan dengan produkmu. Misalnya, kalau jualan skincare, cari beauty influencer dengan audiens yang sesuai.
Kolaborasi ini bisa dalam bentuk review produk, challenge bareng, atau bahkan live streaming bersama. Efeknya luar biasa, karena influencer sudah punya kredibilitas dan pengikut setia.
TikTok juga punya algoritma yang mirip mesin pencari. Jadi, jangan remehkan penggunaan caption dan hashtag.
Tips optimasi:
Dengan optimasi ini, produk kamu lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.
TikTok menyediakan fitur analitik yang bisa menunjukkan performa konten dan penjualan kamu. Manfaatkan data ini untuk evaluasi.
Cek video mana yang paling banyak ditonton, jam berapa audiens paling aktif, dan produk apa yang paling laku. Dari situ, kamu bisa menyusun strategi lebih efektif ke depannya.
Ingat, jualan di TikTok bukan soal coba-coba tanpa arah, tapi soal belajar dari data dan terus memperbaiki strategi.
Walaupun peluangnya besar, jualan di TikTok juga punya tantangan:
Kalau kamu bisa menghadapi tantangan ini dengan strategi tepat, peluang sukses sangat terbuka.
Selain 7 cara di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa kamu coba:
Ingat, konsistensi adalah kunci. Jangan berhenti cuma karena konten pertama gagal. TikTok itu soal momentum.
Setelah jualanmu laris manis di TikTok, tantangan berikutnya adalah mengatur keuangan bisnis dan pribadi. Banyak seller yang sudah dapat omzet besar, tapi uangnya cepat habis karena nggak dikelola dengan benar.
Makanya, penting untuk memisahkan uang hasil jualan dengan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kamu juga perlu menyimpan dana di tempat yang aman dan menguntungkan.
Kalau kamu bingung mau simpan hasil jualan di mana, ada solusi tepat: FINETIKS VIP Save, hasil kerja sama dengan Bank Victoria.
Keunggulannya jelas menguntungkan buat pebisnis online sepertimu:
Dengan VIP Save, uang hasil jualan kamu nggak cuma aman, tapi juga bisa berkembang. Jadi, daripada hanya numpuk saldo di rekening biasa, mending simpan di tempat yang kasih keuntungan lebih.
Yuk, download aplikasi FINETIKS sekarang juga dan mulai kelola hasil jualan TikTok-mu dengan lebih cerdas!